Manusia itu beragam isi kepalanya. Keanekaragaman isi kepala manusia dibentuk oleh sesuatu yang tidak kelihatan -norma, adat istiadat, keyakinan- yang kemudian membentuk cara pandang orang itu melihat dunia di luar dirinya. Di dunia ini ada banyak norma, adat istiadat, dan keyakinan.Repotnya, acapkali batok kepala manusia terlalu sempit untuk mampu keluar dari cara pandangnya dan mencoba memahami cara pandang orang lain. Manusia-manusia yang otaknya sempit ini selalu menilai orang lain yang berasal dari lingkungan dan adat istiadat berbeda berdasarkan perspektifnya. Jadi, orang-orang macam ini mencoba memaksakan ukuran bajunya pada orang lain yang memiliki ukuran berbeda. Cilaka!!!




